Post Once

Bukan Anda masalahnya.
Tapi algoritmanya.

Anda yang meluangkan waktu berjam-jam. Algoritma yang memutuskan siapa yang melihatnya. Post Once memposting ulang setiap postingan baru ke akun Anda yang lain, jadi Anda tak perlu lagi menunggu satu feed membalas.

AlgoritmaAktif 2 menit lalu

hai

jadi reel barumu aku tunjukin ke 212 orang

212?? followerku 48 ribu

rasanya pas aja

coba posting jam 15.07. atau nggak. entahlah

salahku apa

Dilihat

Ketik pesan...

Dulu dia sayang.

Satu video meledak, komentar membanjir, dan Anda merasa sudah menemukan rumusnya.

Algoritmasekarang

Reel Anda sedang naik daun. 1,2 jt tayangan dan terus bertambah!

Tayangan
1,204,880

Pemberi harapan palsu.

Postingan berikutnya, dengan usaha yang sama, hanya menjangkau 38 orang. Anda mulai menebak-nebak arti setiap like.

Apa aku salah posting?

Jadi Anda mencoba segalanya. Posting jam 9 pagi. Eh, jam 15.07. Tiga puluh hashtag, lalu tanpa hashtag. Perlakuannya tetap sama saja.

Cara merebut hatinya lagiBiaya: akhir pekan Anda
Posting jam 9 pagi
Posting jam 15.07
Audio yang lagi tren
30 hashtag
Tanpa hashtag
Wajah di detik pertama
Balas setiap komentar
Posting tiap hari
Hapus lalu posting ulang

Shadowban, atau cuma perasaan?

Lalu jangkauan Anda turun dan nama Anda sendiri tak muncul lagi di pencarian. Shadowban atau cuma minggu yang sepi? Jawabannya tak pernah jelas.

Lalu dia memblokir Anda.

Penangguhan, peretasan, atau kesalahan, dan akunnya hilang bersama semua postingan di dalamnya.

AlgoritmaAktif sekarang

bukan kamu kok

oke, sedikit kamu sih

Akun Anda telah ditangguhkan. Anda tidak dapat mengirim pesan.

Siapa yang dapat postingannya?

Anda. Post Once menyimpan setiap postingan baru, beserta caption-nya, ke Google Drive, Dropbox, Backblaze, atau Amazon S3 milik Anda sendiri.

Tersimpan dengan caption-nya

Saatnya melirik aplikasi lain.

Anda tak perlu pergi. Tetap posting di tempat biasa, dan Post Once memposting ulang setiap postingan baru ke akun Anda yang lain di YouTube, TikTok, Instagram, Facebook, Threads, X, dan LinkedIn. Audiens Anda tak lagi bergantung pada suasana hati satu algoritma.